Kabupaten Wonosobo terbagi menjadi 15 ( lima belas ) wilayah kecamatan dengan daerah perbukitan dan diapit dua pegunungan yaitu Pegunungan Dieng dan Gunung Sindoro. Di Kabupaten Wonosobo terdapat 264 desa dan kelurahan dengan kondisi yang tentunya tidak akan sama satu desa dengan dengan desa yang lain, apalagi dalam hal pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa, banyak faktor yang menjadi penyebab antara lain : masih kurang dan lemahnya sumber daya manusia yang ada baik pelaku-pelaku yang menjalankan pemerintahan maupun warga masyarakanya. Berbagai persoalan yang dijumpai dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa antara lain perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan jaman termasuk di dalamnya aturan-aturan perundang-undangan yang berubah-ubah
10 Februari 2010
Pertemuan Kelompok Tani
Desa Blederan mayoritas mata pencaharian warga sebagi petani. Persoalan yang dihadapi para petani di wilayah Desa Blederan pada umumnya masih seputar pengairan yang tidak lancar, apalagi ketiak datangnya musim kemarau debit air yang masuh ke persawahan dan pemukiman penduduk menjadi berkurang. Untuk mengatasi persoalan tersebut di atas pada tanggal 9 Pebruari 2010 diselenggarakan pertemuan kelompok tani Desa Blederan bertempat di Ruang Pertemuan Desa Blederan yang dihadiri oleh para petani dan Pemerintah Desa beserta lembaga desa.
Dalam pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara lain : 1). Diadakannya pertemuan petani setiap Hari Selasa Pon. 2). Kerja bakti para petani setiap Hari Jum'at Manis. Beberapa kesepakatan tersebut muncul karena berbagai persoalan pengairan antara lain : Sungai menjadi dangkal berakibat aliran air menjadi kecil dan belum adanya perawatan saluran air / irigasi oleh para pengguna air baik para petani maupun warga masyarakat pengguna air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara lain : 1). Diadakannya pertemuan petani setiap Hari Selasa Pon. 2). Kerja bakti para petani setiap Hari Jum'at Manis. Beberapa kesepakatan tersebut muncul karena berbagai persoalan pengairan antara lain : Sungai menjadi dangkal berakibat aliran air menjadi kecil dan belum adanya perawatan saluran air / irigasi oleh para pengguna air baik para petani maupun warga masyarakat pengguna air untuk kebutuhan sehari-hari.
Kategori
Seputar Blederan
09 Februari 2010
Kunjungan Kerja Depdagri
Desa Blederan Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah mendapatkan kehormatan dan kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk menerima kunjungan kerja dari Departemen Dalam Negeri ( Depdagri ) dibawah Dirjen PMD bidang kelembagaan desa. Tim dari Depdagri diwakili oleh Ibu Nurlita Hayati seorang wartawan Majalah Jornal Terpadu di bawah naungan Depdagri. Dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo di wakili oleh Bapak Asmoro.SE mewakili Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( Bapermasdes ) dan hadir pula Bapak Eko Suryantoro Camat Mojotengah beserta Bapak Drs. Bagyo Sarastono Sekcam Mojotengah. Dari jajaran Pemerintahan Desa Blederan dihadiri oleh Kepala Desa beserta Perangkat Desa, Anggota BPD, Pengurus LPMD, TP. PKK dan pemanfaat PNPM MPd. Dari jajaran pelaku PNPM dihadiri oleh Fasilitator Kabupaten, FK dan FT Kecamatan Mojotengah beserta Pengurus UPK Kecamatan Mojotengah.
Maksud dan tujuan kunjungan kerja tersebut adalah menitikberatkan pada pelaksanaan Permendagri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Desa. Beberapa hal yang ditanyakan dalam wawancara khusus mengenai penerapan sistem perencanaan pembangunan di tingkat desa dan juga dokumen-dokumen yang dihasilkan dari proses perencanaan yang dilaksanakan. Di tingkat pelaku-pelaku Pemerintahan Desa Blederan yang diwawancara dari unsur Pemerintah Desa oleh Kepala Desa, Kelembagaan Desa oleh Ketua LPMD, BPD oleh Ketua BPD dan bidang Pemberdayaan Perempuan oleh Sekretaris TP.PP Desa Blederan.
Mengakhiri kunjungan kerja di Desa Blederan, tim dari Depdagri meninjau langsung ke lapang melihat dan melakukan wawancara dengan warga masyarakat dalam hal Industri Kecil Pembuatan Opak yang merupakan produk unggulan Desa Blederan.
Maksud dan tujuan kunjungan kerja tersebut adalah menitikberatkan pada pelaksanaan Permendagri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Desa. Beberapa hal yang ditanyakan dalam wawancara khusus mengenai penerapan sistem perencanaan pembangunan di tingkat desa dan juga dokumen-dokumen yang dihasilkan dari proses perencanaan yang dilaksanakan. Di tingkat pelaku-pelaku Pemerintahan Desa Blederan yang diwawancara dari unsur Pemerintah Desa oleh Kepala Desa, Kelembagaan Desa oleh Ketua LPMD, BPD oleh Ketua BPD dan bidang Pemberdayaan Perempuan oleh Sekretaris TP.PP Desa Blederan.
Mengakhiri kunjungan kerja di Desa Blederan, tim dari Depdagri meninjau langsung ke lapang melihat dan melakukan wawancara dengan warga masyarakat dalam hal Industri Kecil Pembuatan Opak yang merupakan produk unggulan Desa Blederan.
Kategori
Seputar Blederan
31 Januari 2010
Musrenbangdes, Sosialisasi dan Integrasi PNPM MPd 2010 -2011
Memasuki tahapan yang harus dilalui dalam proses PNPM MPd Desa Blederan Kecamatan Mojotengah menyelenggarakan Musrenbangdes dan MD Sosialisasi dan Integrasi PNPM MPd 2010 dan 2011. MD dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2010 bertempat di Ruang Pertemuan Desa Blederan yang dihadiri oleh FT Kecamatan Mojotengah, Kepala Desa dan Perangkat Desa, Ketua dan Anggota BPD, Lembaga Desa lainnya, Tokoh Masyarakat dan perwakilan Rumah Tangga Miskin.
Kategori
Seputar Blederan
24 Januari 2010
MAD Pertanggungjawaban UPK dan Sosialisasi
MAD Pertanggungjawaban UPK dan Sosialisasi dan Integrasi 2010 dan 2011 PNPM MPd Kecamatan Mojotengah telah dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2010 bertempat di Aula Pertemuan Kecamatan Mojotengah. MAD di hadiri oleh Fasilitator Kabupaten dan Fasilitator Keuangan, Camat Mojotengah dan utusan dari desa yang diwakili Kepala Desa, BPD, Lembaga Kemaysrakatan Desa dan wakil-wakil dari perempuan.
Kategori
Seputar Kecamatan Mojotengah
18 Januari 2010
Sosialisasi Perijinan Gratis UMKM
Menindaklanjuti program Pemerintah Kabupaten Wonosobo perihal pembuatan perijinan gratis bagi para pengusaha kecil menengah di Kabupaten Wonosobo, maka pada tanggal 18 Januari 2010 telah dilaksanakan sosialisasi bertempat di Ruang Pertemuan Desa Blederan. Dalam pertemuan di hadiri oleh Bapak Raharjo selaku Kasi Ekbang Kecamatan Mojotengah. Adapun dari masyarakat dihaidir oleh para pedagang di wilayah Desa Blederan.
Adapun jenis perijinan yang digratiskan adalah : Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ), Ijin Gangguan ( HO ), Surat Ijin Usaha Perdagangan ( SIUP ), Surat Tanda Daftar Perusahaan ( STDP ), Surat Tanda Daftar Industri ( STDI ).
Diharapkan setiap desa di Kabupaten Wonosobo dapat memenuhi target 20 pemohon sehingga target 6000 jenis perijinan dapat terpenuhi.
Adapun jenis perijinan yang digratiskan adalah : Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ), Ijin Gangguan ( HO ), Surat Ijin Usaha Perdagangan ( SIUP ), Surat Tanda Daftar Perusahaan ( STDP ), Surat Tanda Daftar Industri ( STDI ).
Diharapkan setiap desa di Kabupaten Wonosobo dapat memenuhi target 20 pemohon sehingga target 6000 jenis perijinan dapat terpenuhi.
Kategori
Seputar Blederan
12 Januari 2010
PNPM MPd Kecamatan Mojotengah 2010
Memasuki awal tahun 2010 PNPM MPd Kecamatan Mojotengah mempersiapkan beberapa proses tahapan pelaksanaan PNPM MPd. Pelaksanaan Musyawarah Antar Desa ( MAD ) Pertanggungjawaban UPK tahun 2009 dan Sosialisasi PNPM MPd tahun 2010 dan 2011 akan dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2010, sebelum pelaksanaan MAD terlebih dilaksanakan beberapa persiapan antara lain dilaksanakan rapat koordinasi pelaku-pelaku PNPM MPd tingkat kecamatan pada tanggal 13 Januari 2010 dan rapat koordinasi pelaku-pelaku PNPM MPd tingkat kecamatan dan desa pada tanggal 14 Januari 2010.
Kategori
Seputar Kecamatan Mojotengah
Langgan:
Entri (Atom)






