Desa Blederan merupakan salah satu dari 19 ( sembilan belas ) desa / kelurahan di Kecamatan Mojotengah dan salah satu dari 264 ( dua ratus enam puluh empat ) desa / kelurahan di Kabupaten Wonosobo yang terletak paling utara di Wilayah Kecamatan Mojotengah yang berbatasan dengan Wilayah Kecamatan Garung, sekitar 6 km ke arah utara dari kota Wonosobo.

02 Januari 2013

Alhamdulillah

Pemilihan Kepala Desa Blederan Kecamatan Mojotengah yang dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2012 telah menghasilkan Kepala Desa Blederan yang baru, dialah Yudi Cahyadi dengan mendapatkan dukungan 1.123 suara dari total suara yang masuk sekitar 1.700 an pemilih se wilayah Desa Blederan. Adapun urutan kedua dan seterusnya adalah Bapak Suprijono 353 suara, Latif Anwar 135 suara dan Arif Alfian dengan 109 suara dan suara tidak sah 28 suara. Pelaksanaan Pilkades Desa Blederan berlangsung aman dan lancar.

19 Desember 2012

Pilkades Desa Blederan

Hari ini Rabu 19 Desember 2012 Desa Blederan Kecamatan Mojotengah menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa Blederan untuk periode 2013 - 2018. Pilkades Desa Blederan diikuti oleh 4 pasangan calon, No 1. Latif Anwar, No 2. Arif Alfian. No 3. Yudi Cahyadi. No 4. Suprijono. Daftar Pemilih Tetap 2.164 jiwa pemilih. Menjelang pelaksanaan Pilkades Desa Blederan relatif kondusif, hal ini tidak bisa dilepaskan dari kesiapan Panitia Penyelenggara dan peran dari Calon Kepala Desa itu sendiri.

01 November 2012

Inspektorat Ke Blederan

Desa Blederan Kecamatan Mojotengah tahun 2012 mendapatkan pembinaan dan pemeriksaan dari Inspektorat Kabupaten Wonosobo. Tim Inspektorat ke Desa Blederan menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan dan penelitihan berkas-berkas spj dan laporan-laporan yang telah dikirimkan ke Inspektorat. Adapun maksud dan tujuan Inspektorat ke Blederan antara lain : Pemeriksaan spj dan administrasi Pemerintahan Desa dan lembaga lainnya, Pembinaan Tugas pokok dan fungsi dari penyelenggara Pemerintahan Desa di Desa Blederan.

Tim Inspektorat berjumlah 6 orang dan dibagi menjadi beberapa tim antara lain, tim ADD, tim kelembagaan desa, tim kegiatan simpan pinjam, tim BPD,tim raskin. Tim-tim tersebut didampingi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dari masing-masing kelembagaan yang ada.
Banyak hal yang dapat didapatkan dengan adanya Inspektorat, para penyelenggara Pemerintahan Desa menjadi tahun kelemahan dan kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahan di desa.

23 Oktober 2012

Juara Baru PORKLES CUP

Penyelenggaraaan Open Tournament Sepak Bola PORKLES CUP X tahun 2012 Desa Blederan Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo mencapi puncaknya pada Hari Minggu 21 Oktober 2012, dilangsungkan partai Final yang mempertemukan dua kesebelasan yaitu PS. PERSESEN dari Desa Sendangsari dan PS PERSIJA dari Kelurahan Jlamprang Wonosobo. Pertandingan Final berjalan seimbang, hal ini dibuktikan dengan hasil pertandingan sama kuat dengan skor 1 : 1 sampai peluti akhir dibunyikan. Untuk mencari pemenang maka dilanjutkan dengan adu tendangan pinalti dan dari adu tendangan pinalti yang dilaksanakan dari kedua kesebelasan dengan hasil akhir 3:2 untuk kemenangan PS. PERSESEN, sehingga PS. PERSESEN berhak mendapatkan Juara I PORKLES CUP X tahun 2012 dan mendapatkan Piala Juara I dan Trophy Bergilir PORKLES CUP dan uang pembinaan Rp. 6.000.000,- serta Piagam Tanda Penghargaan. Untuk juara II diraih PS. JLAMPRANG mendapatkan Piala Juara II dan uang pembinaan Rp. 4.000.000,-. Juara III bersama di raih PS. SINGER dari Gesing Kec Garung dan PS. PUTRA ANSOR dari Kelurahan Kalibeber dan mendapatkan Piala Juara III dan Uang Pembinaan masing-masing Rp. 1.500.000,- dan Piagam Tanda Penghargaan.

Pelaksanaan Open Tournament Sepak Bola PORKLES CUP X tahun 2012 dilaksanakan selama 35 hari, dari mulai tanggal 14 September dan partai final tanggal 21 Oktober 2012. Dalam Open Tournament tersebut sebagai Pemain Terbaik atas nama Wawan Penjaga Gawang PS. PERSESEN Sendangsari dan mendapatkan Piala Pemain Terbaik. Untuk Top Score di raih oleh Nugroho Pemain PS. SINGER Gesing dengan 7 Gol. Adapun untuk Tim Fair Play di raih oleh PS. PERSADA dari Desa Maron Kec. Garung.
Dalam acara penutupan oleh Kepala Desa Blederan mewakili segenap panitia menyampaikan informasi bahwa untuk bulan mei juni 2013 akan diputar 16 kesebelasan dengan mengundang tim-tim dari luar Kabupaten Wonosobo. dan untuk Open Tournament PORKLES CUP XI akan dilaksanakan pada bulan Agustus september 2013.

02 Oktober 2012

PORKLES CUP 2012

Persatuan Pemuda Desa Blederan Kecamatan Mojotengah dalam rangka ikut memeriahkan HUT RI dan peresmian penggunaan Lapangan Olah Raga "SINGALODRA", menyelenggarakan Open Tournament Sepak Bola PORKLES CUP X Tahun 2012. Open Tournament diikuti oleh 68 Kesebelasan di wilayah Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara dan Temanggung. Tournament berlangsung selama 35 hari, dimulai tanggal 14 September 2012 sampai tanggal 21 Oktober 2012. Pertandingan PORKLES CUP 2012 bertempat di lapangan Olah Raga "SINGALODRA" Desa Blederan Kecamatan Mojotengah.

Open Tournament PORKLES CUP 2012 merupakan kegiatan rutin tahunan dari Pemuda Desa Blederan. Untuk Tahun 2010 dan 2011 tidak dilaksanakan karena kondisi lapangan sedang dalam perbaikan dan pelebaran. Selama kurun waktu dua tahun Pemerintah Desa Blederan melaksanakan perbaikan dan pelebaran Lapangan Sepak Bola agar lebih memadai dan nyaman untuk Pertandingan Sepak Bola. Dalam perjalanan pekerjaan perbaikan Lapangan Sepak Bola ditingkatkan fungsinya menjadi Lapangan Olah Raga dan ada penambahan Lapangan Bola Volly dan Lapangan Sepak Takraw.

Sarana olah raga di Desa Blederan dapat dikatakan sudah lengkap untuk pembinaan kegiatan pemuda Desa Blederan, tersedia juga Lapangan Badminton yang terletak bersebelahan dengan Kantor Desa Blederan dan juga berfungsi sebagai Gedung Serba Guna untuk pertemuan dan kegiatan yang lainnya. Dengan sarana olah raga yang lengkap diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pemuda khususnya dan masyarakat pada umumnya. Dikalangan pemuda paling tidak dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyalurkan bakat dibidang olah raga, meskipun dari semuanya sangat diperlukan pembinaan yang berkelanjutan dan hal ini menjadi pekerjaan rumah dari Pemerintah Desa Blederan diwaktu yang akan datang.

Dari pelaksanaan Open Tournament PORKLS CUP 2012 diharapkan adanya peningkatan kemajuan sepak bola di Kabupaten Wonosobo umumnya sehingga dapat lahir pemain-pemain sepak bola yang handal, meskipun hal ini tidaklah mudah, akan tetapi dengan kebersamaan semua pihak tidaklah mustahil untuk menciptakan kemajuan sepak bola di Kabupaten Wonosobo.

06 Agustus 2012

Tarkhim Pemdes

Bulan Romadhon merupakan bulan yang di tunggu-tunggu umat islam, demikian juga para penyelenggara Pemerintahan Desa Blederan, Bulan Ramadhan dijadikan kegiatan rutin tahunan untuk bersilaturrahmi dengan warga masyarakat melalui kegiatan Tarawih dan Silaturrakhim. Tarkhim dilaksanakan setiap malam selama 8 hari di tiap Masjid dan Musholla di Wilayah Desa Blederan.
Tarkhim diikuti oleh kelembagaan Desa Blederan dari unsur Pemerintah Desa, Anggota BPD dan Pengurus LPMD. Kegiatan Tarkhim tahun ini dimanfaatkan juga oleh Kepala Desa untuk menyampaikan kata pamitan ke warga masyarakat karena menjelang akhir masa jabatan sebagai Kepala Desa. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula tentang persiapan Pilkades Bulan Desember 2012.

16 Juli 2012

Testimoni...Pengcab PSSI Kab. Wonosobo

SEPAK BOLA ...sebuah kata yang sangat melekat di hati masyarakat khususnya pecinta dan penggemar olah raga kulit bundar. Sepak bola merupakan olah raga yang sangat merakyat dari semua kalangan, dari kota sampai ke desa, dan olah raga yang murah meriah untuk kita nikmati. 
Kondisi Persepakbolaan di Kabupaten Wonosobo dapat dikatakan mengalami pasang surut baik dalam kepengurusan maupun prestasi Sepak Bola itu sendiri. Kami sebagai salah seorang pengurus Pengcab PSSI Kab. Wonosobo periode 2005 - 2011 kurang lebihnya akan menyampaikan sebuah pengalaman selama menjadi pengurus, bisa dikatakan sebuah testimoni ataupun sebuah pengalaman, minimal dapat dijadikan referensi dalam menentukan program empat tahun ke depan. Secara garis besar dari berbagai permasalahan persepakbolaan di Kabupaten Wonosobo dapat kita kelompokan menjadi 2 ( dua ) yaitu Infrastruktur dan Pembinaan.

1. Infrastruktur maupun sarana yang mendukung persepakbolaan di Kab. Wonosobo dapat dikatakan sangat minim, dari mulai Lapangan Sepak Bola yang ada di pedesaan maupun tingkat kecamatan yang belum memadai, apalagi berupa Stadion sepertinya harus menunggu lebih sabar lagi.
Kita bicara ngalor ngidul tentang Sepak Bola sepertinya masih terbatas diskusi dan diskusi di belakang meja dan ketika kita keluar dari ruangan menjadi sebuah angan-angan entah sampai kapan akan terwujud. Lapangan Sepak Bola yang sekarang ada yang tersebar di wilayah Wonosobo masih sangat jauh dari sempaurna apabila untuk mendukung kemajuan Sepak Bola di Kabupaten Wonosobo.

2. Pembinaan persepakbolaan di Kabupaten Wonosobo menjadi PR tersendiri bagi kepengurusan periode selanjutnya. Pembinaan usia dini sampai remaja menjadi tugas yang harus diselesaikan karena tanpa persiapan yang lebih dini, maka kita akan mengalami kesulitan ketika akan membentuk sebuah tim sepak bola yang kuat sehingga yang terjadi hanya instan dan masih sangat jauh ketika bicara tentang prestasi.

Dari dua hal tersebut perlu kami sampaikan bahwa kepengurusan PSSI Kabuapaten Wonosobo identik dengan putaran divisi perserikatan Pengcab PSSI, baik divisi utama, divisi I dan divisi II, Putaran divisi sepertinya tidak laku untuk dijual, hal ini terbukti dengan begitu sulitnya untuk mendapatkan tempat dan hali ini disebabkan karena tidak ada penonton dan lain sebagainya. Sepinya penonton diputaran divisi mungkin salah satu sebab karena pemainnya kurang berkualitas.Beberapa solusi agar divisi laku dijual antara lain diperbolehkannya memakai pemaind ari luar wilayah Kabupaten Wonosobo. Adanya pemain dari luar daerah dapat memperketat persaingan antar pemain di Kabupaten Wonosobo.
tunggu episode selanjutnya.....