Minggu, 27 Desember 2009

Selamatan Dusun Klesman

Menyambut datangnya tahun baru 1431 H tepatnya di bulan muharom, Desa Blederan seperti tahun-tahun sebelumnya melaksanakan acara rutin selamatan Dusun Klesman, acara dilaksanakan pada malam 10 muharom bertempat secara bergiliran di tiap-tiap masjid dan musholla di wilayah Dusun Klesman Desa Blederan. Selamatan dusun merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai wujud ungkapan syukur kepada Yang Maha Kuasa Allah SWT. Dalam acara selamatan dusun oleh Kepala Desa disampaikan mengenai rencana-rencana kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2010 dan 2011.

Acara selamatan dusun dihadiri oleh Kepala Desa beserta Perangkat Desa, Ketua dan Anggota BPD, Pengurus LPMD, Tokoh-tokoh masyarakat dan warga masyarakat di Dusun Klesman pada umumnya. Adapaun kegiatan selamatan dusun diisi pengajian dan mujahadah dan dilanjutkan dengan saling tukar menukar makanan yang dibawa oleh warga masyarakat, tampak terlihat kebersamaan dari warga masyarakat dalam acara tersebut dan juga untuk memperkuat ikatan silaturrahim penyelenggara pemerintahan di desa dengan warga masyarakat pada umumnya.


Read more ...

Kamis, 24 Desember 2009

Musyawarah Desa Khusus Perempuan

Kepala Desa beserta Fasilitator Kec. Mojotengah dan Ketua TPK sedang memandu acara MDKP PNPM-MPd tahun 2010 dan 2011

Menyambut program PNPM-MPd tahun 2010 dan 2011 Desa Blederan telah menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus Perempuan ( MDKP ) yang dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2009 bertempat di Ruang Pertemuan Desa Blederan. MDKP dihadiri oleh Fasilitator Kecamatan Mojotengah, Kepala Desa, Ketua dan Pengurus TP. PKK dan Ibu-ibu yang mewakili dari masing-masing dusun. MDKP dilaksanakan dengan maksud dan tujuan untuk membuat usulan dan menetapkan wakil-wakil sebagai utusan desa di MAD dan pembentukan Tim Penulis Usulan.

Peserta MDKP dengan seksama mengikuti jalannya acara musyawarah desa.

Adapun usulan yang dihasilkan di MDKP adalah Simpan Pinjam Khusus Perempuan dan Peningkatan kwalitas hidup berupa pelatihan-pelatihan. Pelatihan yang diusulkan untuk kegiatan PNPM tahun 2010 adalah Menjahit dan Bordir, Perbengkelan dan Tata Boga dan Packing, dan untuk tahun 2011 mengusulkan Pelatihan Elektronik dan Salon Rias Pengantin. Hasil dari MDKP akan dibawa di Musyawarah Desa ( MD ) Penetapan Usulan dan akan dihasilkan tiga jenis usulan dari desa yaitu simpan pinjam khusus perempuan, pelatihan dan sarana prasarana fisik.


Read more ...

Senin, 21 Desember 2009

Rapat Kerja Desa


Sekcam Mojotengah Drs. Bagiyo Sarasmono mewakili Camat Mojotengah sedang memberikan sambutan dalam acara Rapat Kerja Desa Blederan tahun 2010.

Desa Blederan memasuki akhir tahun anggaran 2009 mempunyai gawe menyelenggarakan Rapat Kerja Desa tahun 2010, Rakerdes di hadiri oleh Sekcam Mojotengah, Kepala Desa dan Perangkat, BPD, LPMD, TP. PKK, Ketua RT dan RW, Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat dan Pemuda. Maksud dan tujuan Rakerdes adalah agar lembaga dan masyarakat mengetahui pembangunan yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya dan mengetahui rencana pembangunan yang akan dilaksanakan tahun berikutnya. Agenda dalam Rakerdes adalah evaluasi dan rencana kerja.

Kegiatan evaluasi kegiatan disampaikan oleh Pemerintah Desa dan dari masing-masing lembaga desa, selanjutnya dari masing-masing lembaga desa menyampaikan rencana kegiatan tahun berikutnya.

Kepala Desa Blederan sedang menyampaikan materi dalam Rapat Kerja Desa Blederan, menampung aspirasi untuk perencanaan kegiatan tahun 2010

Ketua dan Anggota BPD beserta Pengurus LPMD berfoto bersama dengan Kepala Desa Blederan
dalam acara Rapat Kerja Desa Blederan

Dalam kesempatan Rakerdes di acara diskusi / lain-lain, semua peserta Rakerdes menyampaikan masukan, kritik dan saran ke penyelenggara Pemerintahan Desa Blederan, hal ini dimaksudkan agar kegiatan tahun 2010 lebih terencana sesuai dengan aspirasi dari masyarakat. Dalam penyampaian materi Rakerdes dari Pemerintah Desa Blederan disampaikan pula sekilas tentang LKPJ, LPPD, Pelaksanaan APBDes.
Perencanaan kegiatan pembangunan tahun 2010 dianggarkan melalui Alokasi Dana Desa tahun 2010 dan PNPM-MPd tahun 2010 dan 2011 dan APBD. Hasil dari Rapat Kerja Desa merupakan kerangka acuan dari Pemerintahan Desa Blederan untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan Desa ( RKPDes ) tahun 2010.

Read more ...

Minggu, 20 Desember 2009

MD Serah Terima PNPM Mandiri Perdesaan

Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Desa Blederan sudah memasuki tahap penyelesaian pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan Musyawarah Desa serah terima dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2009 bertempat di Gedung Serbaguna Desa Blederan. MD serah terima di hadiri oleh Fasilitator Kecamatan Mojotengah, Kepala Desa, TPK, pemanfaat PNPM baik pelatihan maupun simpan pinjam dan kelembagaan desa seperti BPD, LPMD, TP. PKK, Ketua RT dan RW, Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat. Dalam MD serah terima diserahkan semua kegiatan hasil PNPM Mandiri Perdesaan tahun 2009 berupa pembangunan saranan prasarana fisik berupa rabat beton, peralatan pelatihan berupa mesin jahit dan bordir serta kegiatan simpan pinjam. Adapun penyerahan oleh TPK ke Kepala Desa mewakili masyarakat dan kepada Tim Pemelihara kegiatan.



Read more ...

Penutupan Pelatihan Menjahit

Pelatihan menjahit dan bordir program PNPM Mandiri Perdesaan Desa Blederan tahun 2009 telah berakhir, hal tersebut ditandai dengan telah dilaksanakannya penutupan pada tanggal 17 Desember 2009 bertempat di Gedung Serbaguna Desa Blederan. Acara penutupan di hadiri oleh keluarga besar LP2K Sentra Bayo Tama, peserta pelatihan, Kepala Desa dan juga Tim Pengelola Kegiatan Desa Blederan sebagai penyelenggara kegiatan, merupakan perpisahan antara peserta pelatihan dengan tim pelatih dari LP2K Sentra Bayo Tama, yang telah membimbing para peserta selama lebih dari 3 bulan belajar menjahit dan bordir, pada acara tersebut para peserta pelatihan megenakan busana yang merupakan hasil karya mereka selama mengikuti pelatihan.

Dalam kesempatan di sore hari tersebut dibentuk kelompok usaha menjahit dan bordir sebagai kelanjutan dari pelatihan yang telah mereka ikuti, pihak Sentra Bayo Tama mengungkapkan bersedia memberikan bimbingan terkait dengan jalannya kelompok usaha, juga memberikan motifasi kepada peserta pelatihan untuk berani memulai usaha.

di akhir acara diadakan acara ramah tamah, makan bersama, pemberian cindera mata dari peserta pelatihan kepada tim pelatih dari LP2K Sentra Bayo Tama.


Read more ...

Minggu, 13 Desember 2009

Evaluasi PNPM-MD Tahun 2009

Pelaksanaan kegiatan PNPM-MD Kecamatan Mojotengah memasuki tahap akhir yang akan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dalam Musyawarah Desa pertanggungjawaban, untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam pelaksanaan PNPM-MD Kecamatan Mojotengah tahun 2009, maka diselenggarakan evaluasi kegiatan PNPM-MD tahun 2009 Kecamatan Mojotengah yang dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2009 bertempat di Gedung Serba Guna Desa Blederan. Adapun tema yang diusung dalam pertemuan adalah "bersama membangun Kecamatan Mojotengah melalui PNPM" dengan egenda evaluasi kegiatan PNPM 2009 dan sosialisasi PNPM tahun 2010 dan 2011.

Dalam pelaksaaan evaluasi kegiatan PNPM-MD tahun 2009 dihadiri oleh Fasilitator Keuangan, Pembina PNPM, PJOK, BKAD, UPK, BP UPK, TV, Ketua BPD, Ketua TPK dan PKDK. Dalam sambutannya Bapak Sekcam Mojotengah mewakili Bapak Camat mengaatakan bahwa pada intinya pelaksanaan PNPM bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran dan juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada kesempatan diskusi yang dipandu oleh Ketua BKAD, mendapatkan banyak masukan dari peserta rapat evaluasi kaitannya dengan pelaksanaan PNPM-MD Kecamatan Mojotengah, hal ini tiada lain untuk memperbaiki pelaksanaan PNPM-MD di Kecamatan Mojotengah tahun yang akan datang.

Rapat evaluasi disampaikan pula aturan-aturan yang akan dipergunakan untuk pelaksanaan PNPM-MD tahun 2010 dan 2011 dan didiskusikan pula tentang keberadaan Pengelola Kegiatan Desa / Kelurahan dalam hal pengelolaan dan tingkat suku bunga yang diberlakukan.
Untuk menyongsong PNPM-MD tahun 2010 dan 2011 di Kecamatan Mojotengah, maka pelaksanaan musyawarah-musyawarah baik ditingkat desa maupun ditingkat kecamatan, materi musyawarah yang dibicarakan mengagendakan kegiatan tahun 2010 dan tahun 2011, sehingga ketika desa melaksanakan musrenbangdes, maka usulan yang didanai melalui program PNPM tidak mengalami perubahan.
Read more ...

Senin, 07 Desember 2009

Kepala Desa, BPD, LPMD, TP.PKK

Menjalankan roda pemerintahan di tingkat desa sepertinya tidak bisa dilepaskan dengan keempat faktor yaitu Kepala Desa, BPD, LPMD dan TP. PKK. Keempat faktor tersebut harus diakui mempunyai tugas pokok dan fungsi yang tidak sama, akan tetapi keempat faktor tersebut bagaimana dapat saling melengkapi satu dengan yang lainnya sehingga tercipta rumus four in one , meskipin empat akan tetapi bagaimana bisa manunggal menjadi satu untuk meraih tujuan terciptanya good governant di tingkat desa, suatu pemerintahan yang bersih dengan menjunjung transparansi dan mengedepankan pembangunan yang partisipatif.

Kepala Desa sebagai pimpinan organisasi pemerintah desa yang bertanggungjawab terhadap kegiatan penyelenggaraan pemerintah desa dan pemerintahan umum, mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Dalam menjalankan tugasnya Kepala Desa dibantu oleh Sekretaris Desa dan Perangkat Desa serta di wilayah dusun dibantu oleh Kepala Dusun. Sebagai Kepala Desa mempunyai peran yang sangat penting terhadap kemajuan desanya, sehingga tidak aneh apabila muncul anggapan bahwa kemajuan desa tergantung dari Kepala Desanya. Dalam perjalanan penyelenggaraan pemerintahan di desa, Kepala Desa berkoordinasi dengan lembaga desa yang ada seperti LPMD, TP. PKK dan lembaga kemasyarakatan yang lainnya, hal ini dilakukan untuk mencari satu kesepahamanan dan pengertian dalam menjalan roda pemerintahan.

BPD berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa yang merupakan wakil - wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat. BPD berfungsi menetapkan peraturan desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya sebagai lembaga permusyawaratan di desa, BPD bersama Kepala Desa membuat kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk kemajuan desanya, melalui penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan perturan perundang-undangan yang berlaku.

LPMD sebagai lembaga kemasyarakatan yang ada di desa mempunyai tugas membantu pemerintah desa dan merupakan mitra dalam memberdayakan masyarakat desa dengan ruang lingkup tugas menyusun rencana pembangunan secara partisipatif, melaksanakan / mengendalikan/memanfaatkan/memelihara dan mengembangkan pembangunan secara partisipatif, menggerakkan dan mengembangkan partisipasi / gotong royong dan swadaya masyarakat, menumbuhkembangkan kondisi dinamis masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Sudah sangatlah jelas bahwa keberadaan LPMD mempunyai peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, masalahnya Kepala Desa bisa memanfaatkan / memberdayakan apa tidak keberadaan lembaga desa sebagai mitra kerja dalam rangka memajukan desa.

TP. PKK merupakan lembaga kemasyarakatan desa yang lebih menekankan pada pemberdayaan perempuan. Dalam melaksanakan kegiatannya terbagi ke dalam kelompok kerja, sehingga dapatlah disimpulkan bahwa TP. PKK seperti pemerintah desa khusus bidang pemberdayaan perempuan, masalahnya Kepala Desa mau apa tidak memberdayakan lembaga PKK sebagai mitra kerja pemerintah desa. Pelaksanaan kegiatan TP. PKK membutuhkan anggaran biaya yang tidak sedikit apabila pemerintah desa menginginkan lembaga PKK dapat menjalankan kegiatannya.

Kepala Desa, BPD, LPMD dan TP.PKK dapatlah dikatakan sebagai faktor penentu untuk memajukan desa. Lembaga-lembaga tersebut haruslah dapat bekerja sama saling melengkapi sehingga tercipta kebersamaan dalam membangun desa. Meskipun sebagai Kepala Desa tetaplah manusia biasa yang mempunyai keterbatasan dan kekurangan, sehingga perlu dilengkapi lembaga-lembaga lainnya. Untuk terjalinya koordinasi yang baik perlulah kiranya ada suatu pertemuan rutin sebagi ajang mencari titik temu terhadap perencanaan program kegiatan yang akan ditetapkan. Sudah tidak jamannya ego Kepala Desa sebagai penguasa tunggal di kedepankan karena hal ini akan mencederai proses pemberdayaan di tingkat desa. Kepala Desa harus dapat menjadi pemersatu semua lembaga yang ada di desa, disinilah sebenarnya dapat tercipta suatu sistem penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang partisipatif.
Read more ...

Jumat, 04 Desember 2009

Pelatihan Prosesing dan Tata Boga

Tim Penggerak PKK Desa Blederan di akhir tahun anggaran 2009 bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja ( BLK ) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan pelatihan prosesing hasil pertanian dan tata boga, kegiatan pelatihan tersebut merupakan realisasi permohonan dari TP PKK Desa Blederan yang diajukan ke BLK Disnakertrans. Pelatihan prosesing dan tata boga diikuti oleh 16 orang anggota PKK Desa Blederan yang tersebar di 17 RT. Pembukaan pelatihan dilaksanakan pada hari jum'at 4 Desember 2009 bertempat di ruang pertemuan Desa Blederan. Pembukaan pelatihan di hadiri oleh Fasilitator dari BLK Disnakertrans, TP. PKK Desa, Kepala Desa beserta perangkat desa dan peserta pelatihan.

Pelatihan tata boga direncanakan berlangsung selama 15 hari, dan dimulai pada tanggal 7 - 19 Desember 2009 bertempat di ruang pertemuan Desa Blederan. Adanya pelatihan diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan tentang tata boga. Beberapa hal yang disampaikan oleh Bapak Sukarso selaku fasilatator antara lain :
1. Peralatan bersifat pinjam pakai dan bahan pelatihan disediakan oleh BLK.
2. Paket pelatihan hanya 16 orang peserta
3. Menu pelatihan sejumlah 22 - 34 menu
4. Pelatihan dimulai jam 09.00 - 14.00 dan dimulai tanggal 7 Desember 2009


Read more ...

Rabu, 02 Desember 2009

Persiapan Rapat Kerja Desa 2010

Pelaksanaan program kegiatan Pemerintah Desa Blederan tahun anggaran 2009 memasuki tahap akhir, untuk mempertanggungjawabkan segala kegiatan, maka dilaksanakan persiapan rapat kerja desa yang dihadiri oleh pemerintah desa dan lembaga desa. Pembahasan dalam rapat persiapan meliputi evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2009 dan rencana kegiatan tahun 2010., Sesuai dengan aturan yang ada bahwa menjelang akhir tahun anggaran ada beberapa kewajiban desa yang harus dilaksanakan diantaranya Laporan Kegiatan Pertanggungjawaban (LKPJ), Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD), Laporan Pelaksanaan APBDes, Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes), Pembuatan APBDes tahun 2010.

Dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan desa merupakan hasil kerja sama antara pemerintah desa dan lembaga desa antara lain BPD, LPMD, TP PKK, RT RW, Karang Taruna, Tomas, Toga dan pihak pemerintah diatasnya. Gambaran umu pelaksanaan rapat kerja desa adalah laporan pelakanaan kegiatan dari masing-masing lembaga desa yang ada, dari pemaparan laporan, peserta diberi kesempatan untuk memberi tanggapan atau evaluasi. Dari evaluasi yang disampaikan dari masing-masing lembaga dijadikan pertimbangan sebagai masukan untuk penyusunan rencana kegiatan tahun berikutnya.

Penyusunan rencana kegiatan tahun berikutnya merupakan penjabaran dari RPJMDes yang dituangkan ke dalam RKPDes dengan masukan dan pertimbangan dari masing-masing lembaga desa. Dalam penyusunan RKPDes tidak semuanya mengadopsi secara penuh dari RPJMDes, akan tetapi disesuaikan juga dengan pandangan dan dengar pendapat dari lembaga desa, pemerintahan desa menampung masukan dari lembaga desa dan selanjutnya dibuat dokumen RKPDes tahun 2010.


Read more ...